Pada tanggal 2 Juni 2026, Chongqing Chuke Intelligent Machinery Equipment Co., Ltd. resmi berangkat ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam Jakarta International Industrial Week ke-11, yang akan dibuka secara megah di Jakarta mulai tanggal 3 hingga 6 Juni. Nomor booth perusahaan adalah C3S106. Pada saat yang sama, delegasi dari Kamar Impor dan Ekspor Chongqing sedang melakukan perjalanan ke Indonesia untuk terlibat dalam pertukaran ekonomi dan perdagangan; mereka akan melakukan kunjungan khusus ke Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok untuk memperdalam perjodohan bisnis dan kerja sama dalam sektor manufaktur peralatan di Chongqing dan Indonesia.

Edisi Pekan Industri Internasional Jakarta kali ini merupakan acara rantai pasok industri komprehensif pertama di Indonesia. Ini menyatukan tujuh zona pameran khusus—meliputi Intelligent Manufacturing (IMT), Industrial Components (TIN), Machine Tools (MTM), General Machinery (GMC), Construction Machinery (CME), Plastics & Packaging Equipment (PPP), dan Industrial MRO (GISE)—sehingga menyediakan cakupan sumber daya hulu dan hilir yang lengkap di seluruh rantai pasokan industri di Indonesia. Ini berfungsi sebagai platform bisnis penting bagi produsen peralatan manufaktur cerdas dalam negeri yang ingin berekspansi ke pasar Indonesia dan Asia Tenggara yang lebih luas.

Sebagai perusahaan acuan dalam sektor peralatan cerdas laser Tiongkok—yang mengintegrasikan operasi manufaktur, produksi, dan ekspor—Chuke Intelligent akan memamerkan peralatan manufaktur cerdas andalannya, termasuk mesin penandaan laser, mesin pembersih laser, dan mesin las laser, di Booth C3S106. Perusahaan ini bertujuan untuk menghadirkan solusi pemrosesan laser cerdas yang dikembangkan di dalam negeri kepada klien di industri lokal utama, seperti manufaktur umum, pemrosesan logam, suku cadang otomotif dan sepeda motor, serta pemrosesan plastik.

Sepanjang pameran, dengan memanfaatkan sinergi industri komprehensif yang ditawarkan oleh Industrial Week, Chuke Intelligent akan berinteraksi dengan pabrik-pabrik lokal Indonesia, agen perdagangan, dan pembeli rantai pasokan. Melalui riset pasar di lokasi, perusahaan berupaya mengidentifikasi kebutuhan spesifik untuk peningkatan manufaktur cerdas di Asia Tenggara, sehingga memungkinkan penerapan strategi adaptasi produk lokal dan kemitraan distribusi yang ditargetkan. Selain itu, delegasi bisnis yang menyertai Kamar Impor dan Ekspor Chongqing—mengunjungi Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok—berfungsi untuk lebih membangun saluran kolaboratif "menjadi global" yang melibatkan badan pemerintah, perusahaan, dan asosiasi bisnis. Dengan memanfaatkan sumber daya yang luas dari Kamar Dagang, inisiatif ini memberdayakan perusahaan manufaktur cerdas di Chongqing untuk memperdalam penetrasi pasar mereka di Indonesia, menciptakan jalur perdagangan yang mulus, pengembangan saluran, dan penyelarasan kebijakan.

Zhang Yudong, perwakilan yang bertanggung jawab atas upaya pameran Chuke Intelligence, menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar inti bagi pertumbuhan ekonomi industri di Asia Tenggara, di mana permintaan terhadap peningkatan otomasi di sektor manufaktur lokal terus meningkat. Berpartisipasi dalam Pekan Industri Internasional Jakarta—sebuah pameran perdagangan khusus—mewakili langkah strategis untuk memperluas merek perusahaan secara global dan langkah penting dalam membawa produk manufaktur cerdas buatan Chongqing ke pasar Asia Tenggara. Ke depan, perusahaan bermaksud memanfaatkan Indonesia sebagai pusat strategis untuk memperluas jangkauannya ke berbagai pasar Asia Tenggara—termasuk Malaysia dan Thailand—sehingga memfasilitasi transformasi otomasi industri di kawasan ini melalui penyediaan peralatan cerdas yang dikembangkan di dalam negeri dan hemat biaya.
